Detail Cantuman Kembali
distribusi temperatur permukaan laut serta kaitannya dengan faktor meteo-oseanografi selama musim barat 2016-2019 di perairan jawa timur
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif dengan menggunakan Wrplot sebagai alat untuk mengetahui pola sebaran angin permukaan dan arus permukaan laut, Arcgis 10.1 untuk mengetahui sebaran temperatur permukaan laut dan korelasi Pearson untuk hasil hubungan antara data angin, arus permukaan laut dan curah hujan sebagai patokan penyebab terjadinya distribusi temperatur permukaan laut. Dilanjutkan dengan pembuatan peta untuk penguatan informasi dan referensi hasil analisis data. Angin permukaan laut di perairan Jawa Timur selama musim barat angin dominan berasal dari barat dengan distribusi terkuat di lepas pantai dan terlemah di dekat pulau. Diikuti juga dengan arus permukaan yang terkuat berada pada lepas pantai sedangkan terlemah di dekat pulau dengan kecepatan yang berbeda-beda. Curah hujan pada perairan Jawa Timur berada di intensitas curah hujan tinggi dan sangat tinggi dengan temperatur permukaan laut rerata berada di 29-30˚C. Konsentrasi temperatur panas berada di lepas pantai pada setiap perairannya. Kemudian temperatur paling panas berada di perairan pesisir pantai Lamongan, Surabaya dan Pasuruan kisaran 31-33˚C. Hubungan parameter angin, arus permukaan dan curah hujan terhadap distribusi temperatur memperlihatkan bahwa angin dan curah hujan merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap distribusi temperatur dengan interprestasi hubungan sedang setiap parameternya dengan nilai r=0.3.
Bayu Purnomo Aji - Personal Name
Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. - Personal Name
Supriyatno Widagdo, S.T, M.Si. - Personal Name
Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. - Personal Name
Supriyatno Widagdo, S.T, M.Si. - Personal Name
624.20.15 Bay d
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2020
Surabaya
x, 86 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







